Indosatm2 di Ubuntu 9.10 KK
Tidak kalah seperti di SO Windows, akhirnya bisa juga melakukan koneksi ke Indosat M2 (IM2) dari desktop Ubuntu 9.10 KK sama halnya seperti dilakukan pada SO Windows.
Dengan cara memasang package “im2-1.0.0B01.deb” yang disertakan pada USB Modem IndosatM2 di Ubuntu 9.10 KK, maka dial ke IM2 bisa dilakukan seperti halnya di SO Windows.
NB. Saat menulis ini, koneksi internet memakai IM2, walaupun sinyal hanya dapat UMTS [ sedih sinyal 3.5G belum dapet .. ;-( ]
Speedy Ping Test
Penasaran dengan koneksi speedy dari telkom, coba-coba melakukan test di pingtest.net. pingtest.net mencari server sendiri yang terdekat … ujung-ujungnya dapet lokasi di Kuta, kok bisa yah ..? Kenapa yang di Jakarta gak ketemu ?
Ini hasil testnya …
Jika melihat hasilnya, mantap juga …
Dibawah ini kriteria atau penjelasan kualitas koneksinya :
After running all these tests your internet connection is categorized in one of five categories; here’s how Pingtest has named and explained the categories:
- Category A: “An excellent result! Expect all Internet applications to work very well assuming you have sufficient bandwidth.”
- Category B: “Very good! Your connection should work well for any Internet application. Some online games may not perform optimally.”
- Category C: “Acceptable. Your VoIP quality will suffer some, and you will have a disadvantage in many online games. Most streaming media will be fine. You should try testing again to another server close to you.”
- Category D: “Concerning. Most online applications will not perform well but should function in some capacity. Try testing to other servers to verify the result. You might need to contact your ISP for help.”
- Category F: “Very poor. Real-time Internet application performance will suffer greatly on such a connection. Test to other servers to confirm the result, but definitely talk to your ISP about troubleshooting the issue.”
Penasaran dengan hasil tersebut, coba test di Telkom Speedy dan hasilnya seperti ini :
Jika dilihat hasil pinging, beda jauh 98 ms – 57 ms = 41 ms. Lebih lambat memakai dukungan Telkom Speedy …
Kenapa bisa begitu yah … padahal sumbernya sama dari www.ookla.com.
1 Click Install for Your Activities !!!
Tulisan ini sebetulnya tidak akan pernah ada jika saja semua orang telah mengerti dan mudah dalam memasang aplikasi-aplikasi di sistem operasi Linux berbasis APT.
Analogi yang harus kita pahami adalah, ketika kita memasuki suatu sistem baik itu lingkungan besar maupun kecil, misalnya lingkungan baru tempat kita bekerja, maka aturan-aturan yang berlaku disana harus dipenuhi dalam rangka mensinergikan semua kegiatan yang saling berkaitan dengan orang atau bagian lain di kantor tersebut.
Aturan yang ada harus dijalankan dengan catatan tanpa meninggalkan kreativitas “positif” yang bisa mempercepat penyelesaian pekerjaan minimal efektivitas tercapai jika masih tidak bisa mencapai efisiensi tinggi.
Itu hanya analogi yang maksud intinya adalah, jika kita terbiasa bekerja dengan sistem operasi lain yang mudah dalam melakukan segala hal dan ketika pindah ke sistem operasi Linux berbasis APT seperti Ubuntu Desktop, kita harus mencari cara agar aktivitas kita tidak terganggu gara-gara dibatasi oleh kebingungan untuk memasang aplikasi yang kita butuhkan.
Inti dari migrasi sistem operasi proprietary ke sistem operasi legal berbasis Linux yang harus kita pelajari adalah :
- Mempelajari Perintah Dasar;
- Mempelajari cara instalasi Sistem Operasi berbasis Linux;
- Mempelajari cara menyiapkan alamat-alamat yang menyediakan aplikasi / Mengubah Repositori sesuai yang diharapkan;
- Mempelajari cara instalasi aplikasi baik berbasis GUI atau Text;
- Mencari alternatif aplikasi sesuai dengan kebutuhan dan kompatibilitas aplikasi lain;
- Mempelajari prilaku aplikasi dan membiasakan untuk mempergunakannya.
Atas pengalaman di atas dimana banyak sekali yang harus kita persiapkan serta untuk mempercepat penetrasi pemakaian OSS (Open Source Software) dan aplikasinya di masyarakat, kita harus mencari alternatif yang mudah terhadap implementasi OSS dan aplikasinya di lapangan. Ada sebagian pihak yang masih berpikir bahwa cara-cara praktis seperti yang ada pada sistem operasi (SO) proprietary tidak perlu dipertimbangkan. Pemikiran tersebut tidak salah jika implementasi dari OSS dan aplikasinya untuk kebutuhan-kebutuhan di belakang end-user (Server, Router dan lainnya). Tetapi ketika kita berhadapan dengan aplikasi-aplikasi yang sering dipakai oleh end-user (aplikasi perkantoran, grafis, multimedia dan lainnya) maka harus dicarikan cara praktis bagaimana mereka bisa melakukannya sendiri sehingga terbiasa dengan segala permasalahan yang dihadapinya.
Baiklah, tulisan di atas adalah liku-liku yang sering ditemui oleh penulis ketika berhadapan dengan end-user yang terbiasa dengan SO dan aplikasi proprietary dengan segala kemudahannya. Setelah lama sekali bergelut dengan OSS dan aplikasinya, suatu saat ketika sedang browsing di internet menemukan website yang akan membuat mudah end-user dalam melakukan prosedur pemasangan aplikasi di Linux Desktop khususnya yang berbasis APT. Sesaat berpikir, ternyata orang diluar Indonesia memiliki pemikiran yang sama dengan yang saya pikirkan yaitu membuat mudah dan mengurangi prosedur panjang dalam melakukan instalasi aplikasi di Linux Desktop.
Ada 2 website yang sudah saya temui dan coba untuk memakainya yaitu www.appnr.com dan www.allmyapps.com. Website tersebut menyajikan secara ramah bagaimana melakukan instalasi aplikasi di Linux Desktop berbasis APT. Di bawah ini penulis coba untuk mengulas salah satu website tersebut yaitu www.appnr.com. Untuk website www.allmyapps.com sama caranya dengan yang akan dibahas di bawah ini.
Appnr ( http://appnr.com/ ) merupakan web-based package browser untuk memasang aplikasi-aplikasi di Ubuntu ( http://www.ubuntu.com/ ). Antar-muka berbasis web ini digunakan untuk APT system, prosesnya adalah package yang dikehendaki akan di-download setelah itu akan di-install dari Ubuntu/Third-party repositories.
Sharing Modem ADSL untuk Orang Awam

Kenapa judulnya pakai orang awam…? Ya karena untuk koneksi internet di rumah dengan hanya memakai 2 komputer/laptop dan speedy ADSL kita bisa langsung bermain internet bersama-sama tanpa perlu setting sana setting sini.
Lalu… apa kompetensi yang dibutuhkan ?
1. Kompetensi untuk bisa mendaftar ke Telkom terdekat;
2. Kompetensi Koneksi kabel jaringan / USB ke komputer / laptop;
3. Kompetensi membuat email;
4. Kompetensi Browsing Internet;
5. Kompetensi instalasi driver USB;
Dengan berbekal kompetensi di atas, maka keluarga atau kerabat kita di rumah dengan hanya 2 komputer/laptop bisa bermain internet secara bersama-sama.
Dengan konfigurasi jaringan seperti gambar di atas, maka 1 komputer/laptop dengan kabel UTP dan 1 komputer/laptop dengan kabel USB sudah bisa berinternet bersama-sama.
Karena modem TP-Link 8817 sudah dikonfigurasi dengan DHCP Server, maka kedua komputer/laptop, baik memakai UTP atau USB akan mendapat IP Address masing-masing dan tidak perlu lagi dikonfigurasi secara manual.
Selamat berselancar di Dunia Maya …
Powered by ScribeFire.

Webcam NX-G900 di Ubuntu 9.04
Walaupun tergolong baru di dunia persilatan handphone “murah tapi meriah”, tapi fasilitas yg disediakan lumayan banyak. Ketika NX-G900 dihubungkan ke Laptop, maka akan ada 3 pilihan koneksi yg bisa kita pergunakan, yaitu Mass storage, Webcam dan port COM. Pilihan ke 1 dan 3 mungkin sudah tidak perlu dibahas lagi karena semua orang pasti sudah tau apa kegunaannya. Salah satu yg akan dibahas disini adalah pilihan ke-2, yaitu difungsikan sebagai Webcam.
Walaupun Webcam tidak aneh lagi di komunitas orang-orang yg suka chat, tetapi rasa penasaran ini tetap menghinggapi untuk mencobanya. Di laptop sudah ada Camera Crystal Eye bawaan Acer Aspire 2920, dengan kualitas yg bagus walau dijalankan pada saat malam hari, baik itu di OS Windows Vista maupun di Ubuntu 9.04.
Dengan berbekal rasa penasaran maka saya coba koneksikan NX-G900 dengan option Webcam melalui kabel data USB.
Langkah pertama adalah tentu saja memeriksa apakah NX-G900 ini terdeteksi dengan baik oleh MyUbuntu 9.04 atau tidak, cara yg paling mudah adalah dengan membuka terminal lalu menjalankan perintah lsusb, dan hasilnya seperti terlihat dibawah ini :
NX-G900 lebih akrab dengan Wammu – Ubuntu 9.04
Ketika orang rame-rame untuk mencoba rasanya Nexian Berry (orang menyebut begitu untuk NX-G900), eh ternyata saya juga jadi korban iklan. Gara-garanya digembor-gemborkan fasilitas yg sering saya pergunakan, yaitu chat, facebook, email dan browsing sehingga menjadi tertarik untuk mencoba.
Fasilitas lain adalah Dual GSM 900/1800MHz, dimana ponsel ini sudah dibundling dengan nomor XL (walaupun gak dapet nomor cantik, tapi lumayan kebagian memory yg 2GB) yg rencananya hanya akan dipergunakan untuk pemakaian aplikasi internet dan 1 nomor GSM lagi, sudah tentu untuk nomor lama yg dipergunakan untuk komunikasi dengan teman dan keluarga.
Setelah buka Box Nexian G900 ini, coba eksplorasi CD yg ada didalamnya, ternyata isinya hanya driver untuk dukungan koneksi ke PC / Laptop dan Nexian Suite (maaf hanya nama yg diberikan sendiri biar gak ngiri ke Nokia Suite
) yang tidak perlu diinstall, cukup copy-paste di drive yg dikehendaki dan jalankan programnya (lumayan bagus juga).
Pekerjaan pertama tentu saja harus memindahkan phonebook, photo, lagu yg seabreg dari handphone lama MyE63 (padahal baru 2 bulan pakai, tapi gpp yg pakai sekarang MyWife), ini dikerjakan di Windows Vista, karena sekalian mencoba kemampuan aplikasi bawaannya, ternyata lumayan cepat dan mudah, tinggal copy-paste.
Beralih ke MyUbuntu 9.04 yg biasa dipakai sehari-hari, penasaran juga dengan Wammu yg selalu gagal mengkoneksikan MyE63, akhirnya lewat koneksi bluetooth dari laptop ke NX-G900 memakai fasilitas Phone wizard Wammu, sungguh kaget…, dengan mudah terkoneksi dan terbaca semuanya, baik yg tersimpan di SIM maupun di memory phone, jadi semangat lagi neh…
Permudah Hidup Kita di Dunia Maya
Manfaatkan fasilitas visual search engine di internet untuk mempermudah akses ke internet dan memperkaya wawasan kita betapa banyaknya informasi yg tersedia di internet yang bisa kita akses.
Selamat jalan-jalan di dunia maya bersama Information Architects …
- Clickable Startpage with daily updated iA surf tips
- Big, A3 PDF (8MB, printable)
- 1600 x 1024 Wallpaper
- 1440 x 900 Wallpaper
- 1024 x 768 Wallpaper

Optimalisasi Aplikasi OSS untuk Pengetahuan Kita
Dengan memakai FOSS, kita bisa memperoleh informasi yang bermanfaat baik utnuk pengetahuan umum kita maupun untuk dimanfaatkan dalam pembelajaran di sekolah, sehingga informasi yang diberikan kepada siswa selalu up-to-date.
Aplikasi yang dipakai saya adalah :
1. Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope
2. Adobe AIR
3. Aplikasi Adobe AIR yang bernama Earthquake (Informasi Gempa Bumi)
Pada gambar di atas, saya coba tampilkan hasil yang diperoleh oleh Earthquake (Aplikasi dari Adobe AIR) dengan Website BMG Indonesia, terlihat hasilnya yang sesuai.













