Tulisan ini sebetulnya tidak akan pernah ada jika saja semua orang telah mengerti dan mudah dalam memasang aplikasi-aplikasi di sistem operasi Linux berbasis APT.

Analogi yang harus kita pahami adalah, ketika kita memasuki suatu sistem baik itu lingkungan besar maupun kecil, misalnya lingkungan baru tempat kita bekerja, maka aturan-aturan yang berlaku disana harus dipenuhi dalam rangka mensinergikan semua kegiatan yang saling berkaitan dengan orang atau bagian lain di kantor tersebut.

Aturan yang ada harus dijalankan dengan catatan tanpa meninggalkan kreativitas “positif” yang bisa mempercepat penyelesaian pekerjaan minimal efektivitas tercapai jika masih tidak bisa mencapai efisiensi tinggi.

Itu hanya analogi yang maksud intinya adalah, jika kita terbiasa bekerja dengan sistem operasi lain yang mudah dalam melakukan segala hal dan ketika pindah ke sistem operasi Linux berbasis APT seperti Ubuntu Desktop, kita harus mencari cara agar aktivitas kita tidak terganggu gara-gara dibatasi oleh kebingungan untuk memasang aplikasi yang kita butuhkan.

Inti dari migrasi sistem operasi proprietary ke sistem operasi legal berbasis Linux yang harus kita pelajari adalah :

  • Mempelajari Perintah Dasar;
  • Mempelajari cara instalasi Sistem Operasi berbasis Linux;
  • Mempelajari cara menyiapkan alamat-alamat yang menyediakan aplikasi / Mengubah Repositori sesuai yang diharapkan;
  • Mempelajari cara instalasi aplikasi baik berbasis GUI atau Text;
  • Mencari alternatif aplikasi sesuai dengan kebutuhan dan kompatibilitas aplikasi lain;
  • Mempelajari prilaku aplikasi dan membiasakan untuk mempergunakannya.

Atas pengalaman di atas dimana banyak sekali yang harus kita persiapkan serta untuk mempercepat penetrasi pemakaian OSS (Open Source Software) dan aplikasinya di masyarakat, kita harus mencari alternatif yang mudah terhadap implementasi OSS dan aplikasinya di lapangan. Ada sebagian pihak yang masih berpikir bahwa cara-cara praktis seperti yang ada pada sistem operasi (SO) proprietary tidak perlu dipertimbangkan. Pemikiran tersebut tidak salah jika implementasi dari OSS dan aplikasinya untuk kebutuhan-kebutuhan di belakang end-user (Server, Router dan lainnya). Tetapi ketika kita berhadapan dengan aplikasi-aplikasi yang sering dipakai oleh end-user (aplikasi perkantoran, grafis, multimedia dan lainnya) maka harus dicarikan cara praktis bagaimana mereka bisa melakukannya sendiri sehingga terbiasa dengan segala permasalahan yang dihadapinya.

Baiklah, tulisan di atas adalah liku-liku yang sering ditemui oleh penulis ketika berhadapan dengan end-user yang terbiasa dengan SO dan aplikasi proprietary dengan segala kemudahannya. Setelah lama sekali bergelut dengan OSS dan aplikasinya, suatu saat ketika sedang browsing di internet menemukan website yang akan membuat mudah end-user dalam melakukan prosedur pemasangan aplikasi di Linux Desktop khususnya yang berbasis APT. Sesaat berpikir, ternyata orang diluar Indonesia memiliki pemikiran yang sama dengan yang saya pikirkan yaitu membuat mudah dan mengurangi prosedur panjang dalam melakukan instalasi aplikasi di Linux Desktop.

Ada 2 website yang sudah saya temui dan coba untuk memakainya yaitu http://www.appnr.com dan http://www.allmyapps.com. Website tersebut menyajikan secara ramah bagaimana melakukan instalasi aplikasi di Linux Desktop berbasis APT. Di bawah ini penulis coba untuk mengulas salah satu website tersebut yaitu http://www.appnr.com. Untuk website http://www.allmyapps.com sama caranya dengan yang akan dibahas di bawah ini.

Appnr ( http://appnr.com/ ) merupakan web-based package browser untuk memasang aplikasi-aplikasi di Ubuntu ( http://www.ubuntu.com/ ). Antar-muka berbasis web ini digunakan untuk APT system, prosesnya adalah package yang dikehendaki akan di-download setelah itu akan di-install dari Ubuntu/Third-party repositories.

www.appnr.com

Kategori yang ada pada Appnr dengan package total yang tersedia sampai sekarang berjumlah 2082 package, yang terdiri dari :

No

Categories

Jml

No

Extras

Jml
1 Internet 322 1 Third-Party Apps 11
2 P2P 18 2 Additionals 30
3 Games 427 3 Codecs 7
4 Multimedia 274 4 Firefox Add-ons 32
5 Player 53
6 Graphics 186 No Best With

Jml

7 Office 125 1 GNOME 403
8 Editor 50 2 KDE 328
9 Development 164 3 Xfce 8
10 Utilities 385
11 Emulator 34
12 Admin Tools 68
13 Desktop Tools 18
14 Education 152
15 Science 132
16 Accessibility 14

Yang diperlukan untuk melakukan instalasi package di Ubuntu secara web-based adalah :

  1. AptURL Protocol Handler
  2. Web Browser (contohnya Firefox, Opera atau Konqueror)
  3. Koneksi Internet (syarat wajib untuk melakukan instalasi package secara langsung dari repositori online)
  4. Semangat dan kesabaran untuk selalu melakukan Trial and Error.

Persiapan untuk melakukan Install Packages lewat Appnr

  • Siapkan AptURL

AptURL protocol handler dan web browser yang mendukung diperlukan untuk install packages dari Appnr.

AptURL merupakan program yang menangani URL khusus untuk melakukan instalasi package pada system Linux berbasis-APT.

Firefox pada Ubuntu 7.10 atau yang lebih baru telah terpasang secara default AptURL.

  • Install apturl package

Install “apturl” package dapat dilakukan apabila memakai sistem Linux berbasis-APT seperti Ubuntu, Debian, Linux Mint, dan gOS.

A. Cara Instalasi memakai Synaptic Package Manager :

Jalankan Synaptic Package Manager (System → Administration → Synaptic Package Manager).

Synaptic Package Manager

Untuk mempercepat gunakan fasilitas Search dan masukkan kata “apturl”.

Apabila sudah ditemukan, beri tanda cek lalu klik tombol “Apply”

Hasil instalasi akan tampak seperti gambar di bawah ini.

apturl

B. Install dari Terminal

$ sudo apt-get install apturl

Terminal

C. Mengaktifkan AptURL protocol pada web browser :

Tambahkan dukungan AptURL protocol pada web browser yang dipakai, seperti langkah di bawah ini :

*** Firefox ***

Ketik “about:config” pada location bar, lihat gambar dibawah. Pada saat muncul peringatan, klik tombol “I’ll be careful, I promise!”.

Konfirmasi

Untuk menambah string yang baru lakukan klik kanan pada area web browser.

Pilih New –> String

Isi dengan “network.protocol-handler.app.apt” untuk nama string. Lihat gambar di bawah ini. Jika telah selesai, lanjutkan dengan menekan tombol “OK”.

String 01

Form baru akan muncul untuk mengisi nilai dari string yang kita buat.

Masukan nilai berikut ini “/usr/bin/apturl”.

Value String

Klik kanan sekali lagi untuk membuat string baru.

Pilih New –> String

String 02

Isi dengan “network.protocol-handler.app.apt+http”.

Value String 02

Masukkan nilainya dengan “/usr/bin/apturl”.

Hasilnya seperti dibawah ini :

about_config

Untuk yang mempergunakan browser selain Firefox, konfigurasinya adalah sebagai berikut :

*** Opera ***

Open Preferences.

Tools -> Preferences -> Advanced -> Programs

Click “Add” button.

Type in “apt” in the “Protocol” field,

and type in “apturl” in the “Open with other application” field.

Click “OK” button.

One more click “Add” button.

Type in “apt+http” in the “Protocol” field,

and type in “apturl” in the “Open with other application” field.

Click “OK” button.

*** Konqueror ***

Create “apt.protocol” and “apt+http.protocol” files into “/usr/share/services” directory.

Filename: apt.protocol

[Protocol]
exec=apturl “%u”

protocol=apt

input=none

output=none

helper=true

reading=true

writing=true

Filename: apt+http.protocol

[Protocol]

exec=apturl “%u”

protocol=apt+http

input=none

output=none

helper=true

reading=true

writing=true

Kirim Informasi Statistik

Untuk membantu tim pembuat Appnr dalam melakukan update aplikasi-aplikasi yang berjalan di sistem Linux berbasis-APT, kita aktifkan submit statistical information.

Buka Synaptic Package Manager, kemudian lakukan hal berikut ini :

Pilih Menu Settings → Repositories

Pada bagian Software Sources, pilih Statistics dan beri tanda cek pada “Submit statistical information”.

Statistics

Tahapan Instalasi Package yang kita inginkan adalah sebagai berikut :

  1. Pilih package yang akan di-install, misalnya VLC media player
  2. Pencarian atau Pemilihan bisa melalui fasilitas Search atau melalui kategori pada menu yang ada pada sebelah kiri.
  3. Setelah package yang diinginkan ditemukan, lanjutkan dengan tahapan instalasi sebagai berikut :
  • Pemilihan Package, contohnya VLC media player

VLC 01

  • Klik pada tombol Install sehingga berubah warnanya menjadi biru.

VLC 02

  • Konfirmasi install package, lanjutkan dengan menekan tombol Install, sehingga akan ada konfirmasi untuk memasukkan password root atau superuser.

VLC 03

Proses instalasi package yang kita inginkan akan dilanjutkan seperti di bawah ini.

VLC 04

Seperti halnya Appnr, ada satu lagi Package Browser yang tidak kalah membantunya untuk kita dalam melakukan instalasi aplikasi yang dibutuhkan di sistem Linux berbasis-APT yaitu allmyapps yang beralamat di www.allmyapps.com.

Kelebihan dari allmyapps adalah kita bisa menambahkan screenshoot dari aplikasi yang telah terpasang ke website tersebut. Hal ini berguna juga untuk membantu pengembang aplikasi package browser di allmyapps dalam memberikan review aplikasi yang mereka sediakan.

Website allmyapps memliki feature sebagai berikut :

  1. Fasilitas deteksi terhadap browser yang kita pakai ketika membuka website tersebut.. www.allmyapps.com memiliki dukungan terhadap beberapa sistem operasi dan tentu saja aplikasi yang disediakan berlisensi freeware. Sistem operasi yang didukung dan sedang dikembangkan aplikasi-aplikasinya oleh www.allmyapps.com adalah : Linux Ubuntu 8.04 Hardy Heron, Linux Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex, Linux Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope, Microsoft Windows XP, Microsoft Windows Vista, Microsoft Windows 7.
  2. Jumlah aplikasi yang ada pada databasenya berjumlah 2049 aplikasi untuk Ubuntu 9.04, 1961 aplikasi untuk Ubuntu 8.10, 1970 aplikasi untuk Ubuntu 8.04, 159 aplikasi untuk Windows XP, 199 aplikasi untuk Windows Vista, dan 125 aplikasi untuk Windows 7.

Berikut ini adalah tampilan dari website www.allmyapps.com

allmyapps

Moto dari allmyapps adalah Allmyapps – Everbody Needs Apps. Untuk melihat review dari website ini bisa membuka alamat www.allmyapps.com/blog/.

Semoga tulisan ini bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta kemudahan dalam melakukan intalasi aplikasi di Linux Desktop, dengan harapan mulai banyak tersedia Package Browser untuk distro lainnya selain Ubuntu Desktop.

Tulisan ini dibuat untuk menyukseskan Lomba Blog Open Source P2I-LIPI dan Seminar Open Source P2I-LIPI 2009.