WhatsApp Web Based… Exceptional!

Tinggalkan komentar


Dengan munculnya Android di Smartphone, kita semakin dimanjakan dengan berbagai kemudahan utamanya dalam komunikasi. Kemudahan saat bekerja memakai laptop/pc dan bisa berkomunikasi memakai aplikasi yang sedang naik daun saat ini tetap bisa kita lakukan… salah satunya dengan WhatsApp Web Based, sehingga kita tidak perlu buka smartphone, apalagi jika smartphone sedang di charge… šŸ˜‰

Visual aja deh… cerita panjang2 nanti jadi males lagi… PASTIKAN BROWSER YANG DIPAKAI “GOOGLE CHROME”, saya pakai Google Chrome versi linux debian di LinuxMint 17.

Langkah Pertama, pastikan jika WA sudah versi terbaru dan di Menu terdapat “WhatsApp Web”, jika sudah ada dengan mudah tinggal melakukan login ke URL “https://web.whatsapp.com” kemudian scan QR Code yang ditampilkan… belum ada “WhatsApp Web” di Menu… ikuti langkah di bawah…

WhatsApp Web

Lagi

Berkurang Tetapi Bertambah… Oops!

Tinggalkan komentar


Empat bulan tanpa nge-blog… bukan tanpa pengalaman yang pastinya, tetapi karena banyaknya kegiatan dan pengalaman baru sehingga tidak menyempatkan diri lagi untuk corat-coret di SAH.
BTB … “Berkurang Tetapi Bertambah” bingung dengan judulnya tetapi begitulah kenyataan yang dialami. Berawal dari kegiatan baru “ACP TKJ SMKN 1 KARAWANG” sebuah kelas khusus yang diselenggarakan satuan pendidikan bekerja sama dengan industri dalam hal ini Axioo untuk memberikan warna baru pengetahuan, keterampilan dan wawasan kepada siswanya.
Kelas 10, masih belum matang dan tidak bisa diajak berlari untuk impelemtasi teknologi baru yang mereka temui. Sebuah kewajaran karena mereka baru melepas masa belajar yang sedikit menggantungkan keterampilan pribadi ke arah pemenuhan keterampilan mandiri. Jika tanpa bermain “logika” rasanya hal yang mustahil memaksakan sebuah keterampilan yang membutuhkan kedewasaan berpikir dan bersikap kepada siswa yang baru lepas dari sekolah menengah pertama, tetapi kenyataan berkata lain. Kesabaran dan keinginan untuk memiliki keterampilan lebih menjadi pemicu agar “logika” cepat dimainkan sehingga masalah menjadi ada solusinya.
Intronya kepanjangan ah…
NAP … Notebook Assembly Program, sebuah program perakitan notebook yang diprakarsai oleh Axioo cq. MitraAbadi dan Rekan untuk siswa SMK khususnya saat ini pada Paket Keahlian TKJ.
Mahal menjadi Masalah… Murah harus jadi Solusi… sehingga awal dari NAP diambil paket yang murah harganya tetapi tetap harus kaya pengetahuan, keterampilan dan wawasan.
Berawal dari Mahal menjadi Masalah… Murah harus jadi Solusi… sehingga timbul judulĀ  Berkurang Tetapi Bertambah… Oops makin bingung. šŸ˜‰
Dengan semakin berkembangnya teknologi dan pemakaian USB, maka sebagian fasilitas yang dulu menjadi wajib ada harus tergantikan…
Berangkat dari hal itu, saat ini ditemui notebook tanpa port VGA dan RJ-45 yang biasanya wajib ada menjadi hilang tetapi solusinya tetap ada dan menjadi tantangan tersendiri untuk memenuhinya…

Lagi

Pola Pikir “kumaha” dan “asal” Sudah Tidak Tepat

Tinggalkan komentar


Hari-hari yang melelahkan karena sempat menyita pikiran dan pertimbangan pelaksanaan Kurikulum 2013 atau KTSP 2013. Kenapa saya masih memakai istilah KTSP? Bukankah KTSP hanya sampai KTSP 2006?

Mari kita lihat sebentar apa yang ada dan tertera pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Permendikbud RI) No. 81A Tahun 2013 yang ditetapkan pada tanggal 27 Juni 2013 di Jakarta beserta lampirannya, karena permendikbud adalah salah satu permen yang tentunya harus “dibaca, ditelaah dan dipahami kemudian dilaksanakan“.

Kenapa harus pakai tanda kutip dan ditebalkan? Agar ada perhatian khusus pada kata-kata tersebut.
Lagi

7 Essentials for Project-Based Learning

Tinggalkan komentar


Menarik untuk disimak tulisan dari John Larmer dan John R. Mergendoller yang berjudul 7 Essentials for Project-Based Learning.
Bahasan singkatnya: some “projects” border on busywork. Other involve meaningful inquiry that engages student’s minds.
Apa yang membedakan projects dengan busywork yaitu projects menekankan pada process of students learning and depth of their cognitive engagement, sementara busywork hanya menekankan pada resulting product.
Suatu project dikatakan meaningful apabila memenuhi 2 kriteria:
1. Student must perceive the work as personally meaningful, as a task that matters and that they want to do well.
2. A meaningful project fulfills an educational purpose.
Untuk melaksanakan itu, maka prinsipnya adalah well-designed and well-implemented. Lagi

SMK TKJ: Sebuah Fenomena Baru

Tinggalkan komentar


Report baru SMK Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) berdasarkan Data Pokok SMK yang dirilis oleh Direktorat PSMK per tanggal 29-1-2014 adalah sebagai berikut:
SMK aktif terdata = 11.727 sekolah
SMK Negeri = 3.034 sekolah
SMK Swasta = 8.693 sekolah

% perolehan data = 91 dengan koordinat terdata = 33% dan website terdata = 58%.

Dari data di atas, SMK yang membuka Kompetensi Keahlian TKJ berjumlah 3.886 sekolah. Jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah 3.570 sekolah pada tahun 2012 dan terus meningkat pada tahun 2013 sejumlah 3.610 sekolah.
% peningkatan data dari tahun 2013 ke 2014 adalah sebesar 7.10% atau bertambah sebanyak 276 smk yang membuka KK TKJ.
Apabila kembali pada tahun 2012 yang berjumlah 3.570 smk, maka % peningkatannya sebesar 8.13% atau bertambah 316 smk yang membuka KK TKJ.
Peningkatan dari tahun 2012 ke tahun 2013, jumlah SMK yang membuka KK TKJ lebih sedikit dibandingkan dari tahun 2013 ke 2014.

Lagi

Android 4.4 KitKat Andromax U2

3 Komentar


Setelah berhasil install CWM di Andromax U2, akhirnya bisa juga menikmati Android 4.4 KitKat untuk Andromax U2.
Ini tampilan memakai Apex Launcher biar asyik dilihat.

image

Ini tampilan versi yang dipakai.

image

Makasih buat yg sdh nyediain KitKat untuk Andromax U2.

Sedikit Catatan Dari Permendikbud RI 70.2013

Tinggalkan komentar


PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 70 TAHUN 2013
TENTANG
KERANGKA DASAR DAN STRUKTUR KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN

Kutipan Pasal 1

  1. Kerangka dasar kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan merupakan landasan filosofis, sosiologis, psikopedagogis, dan yuridis yang berfungsi sebagai acuan pengembangan struktur kurikulum pada tingkat nasional dan pengembangan muatan lokal pada tingkat daerah serta pedoman pengembangan kurikulum pada Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan.
  2. Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan merupakan pengorganisasian kompetensi inti, Mata pelajaran, beban belajar, dan kompetensi dasar pada setiap Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan.
  3. Kerangka dasar dan struktur kurikulum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

Ringkasan dari 220 hal dan sedikit catatan dalam versi PDF agar mudah dibaca berikut ini.

mytrb-permendikbud-70-2013

Older Entries Newer Entries